Selamat datang di website resmi kami! Nikmati layanan dan pengalaman terbaik bersama kami. Tuhan Yesus memberkati.
Bacaan: Galatia 6:6-10
Berbicara dengan sahabat pena saya dari Amerika selama sekitar satu jam, lalu didoakan olehnya, entah mengapa tiba-tiba saja membuat saya memperoleh kekuatan baru. Saya tidak lagi merasa sendirian dalam menghadapi masalah berat yang sedang mendera saya.
Faktanya, dia berada di belahan dunia lain, dengan perbedaan waktu yang mencolok. Namun, dia begitu antusias untuk bertatap muka langsung dengan saya lewat panggilan video sebelum pergi tidur. Tinggal di lingkungan yang antisosial, juga di tengah keluarga yang hanya berfokus pada urusannya sendiri, tentu saja kehadirannya menjadi penghiburan bagi saya, seolah-olah Tuhan mengirimkan dirinya untuk membantu saya yang sedang tertekan.
Hal tersebut membuat saya berpikir, mungkin saja sahabat saya itu merasa bahwa kesempatan untuk menolong orang lain merupakan tanda bahwa Tuhan sedang memperluas jangkauannya untuk menjangkau mereka yang membutuhkan.
Sering kali, kita merasa rugi, baik dari segi waktu, tenaga, maupun finansial, meskipun di depan mata kita mendapati ada orang yang sedang kesusahan. Kita memilih untuk hidup bagi diri sendiri, tenggelam dalam berbagai kesenangan dunia dan pengejaran ambisi pribadi, bahkan sekalipun kita masih mengakui bahwa kita adalah seorang Kristen.
Paulus, dalam suratnya kepada jemaat Galatia, mendorong kita untuk menjadi pribadi yang dipakai oleh Tuhan. Selama Dia masih memberikan kita satu hari yang baru, sudah sepatutnya kita menggunakannya untuk berbuat baik dan menjadi perpanjangan tangan-Nya bagi orang lain.
Jangan sia-siakan hidup Anda dengan terus mengejar apa pun yang diinginkan hati melalui kekuatan sendiri, tetapi akhirnya hanya berujung pada kehampaan. Meskipun di mata orang dunia kita tampak bodoh karena memilih untuk berarti bagi sesama, Tuhan berkenan atas hidup kita yang dijalani dalam kasih dan pelayanan.
Dia sanggup memenuhi hari-hari kita dengan sukacita dan damai sejahtera, bahkan di tengah keterbatasan dan pergumulan. Karena itu, teruslah berbuat baik selama masih ada kesempatan, sebab kita dapat menjalani hidup dengan keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai dan memelihara kita dalam kasih-Nya.
(ksd)

Komentar 0
Bagikan pemikiran Anda mengenai artikel ini.
Belum ada diskusi
Jadilah yang pertama memberkati orang lain melalui komentar Anda.