Selamat datang di website resmi kami! Nikmati layanan dan pengalaman terbaik bersama kami. Tuhan Yesus memberkati.
Bacaan: 2 Raja-Raja 1:1-10, 15-19
Teman ayah saya telah berjuang untuk mengatasi sakit ginjalnya sekian lama. Dengan kekayaannya, dia dapat mengunjungi banyak dokter pintar, menjalani berbagai terapi medis modern, serta membeli banyak obat yang dianggap manjur. Bahkan, ia sudah sering berobat ke luar negeri. Namun nyatanya, fungsi ginjalnya semakin memburuk hingga akhirnya ia harus menjalani transplantasi ginjal.
Dalam ketakutannya karena hidup kini tidak lagi seperti dahulu, dia sering mengundang teman-temannya untuk mengadakan pesta besar, sekadar karena merasa semangat hidupnya sudah pudar. Hartanya yang berlimpah seolah tidak sanggup untuk menyelamatkan nyawanya.
Berkaca dari kisah Ahazia, apakah saat kita sakit keras pada hari ini, kita lebih memilih untuk mencari bantuan kepada orang yang dianggap hebat atau filosofi dunia yang meyakinkan, melebihi Tuhan yang faktanya hikmat-Nya melampaui segalanya? Tidak ada yang dapat menjamin rasa aman bagi hidup kita di dunia, selain diri kita yang berada dalam dekapan kasih Allah.
Harta kita yang banyak mungkin bisa membeli segala macam metode pengobatan tercanggih yang menurut orang banyak sangatlah ampuh. Akan tetapi, kalau Tuhan tidak bekerja, segalanya akan sia-sia. Bahkan, kecemasan kita akan semakin hebat, hingga tiba-tiba ajal menjemput saat kita berada di luar kasih karunia-Nya.
Kalaupun Tuhan menghendaki agar penyakit kita tidak dapat disembuhkan, tentunya kita yang sepenuhnya berada dalam kendali-Nya, jiwa kita akan selalu aman sentosa—seolah tidak ada bahaya yang mengancam sama sekali. Penyerahan hidup dan mati kita ke dalam genggaman Tuhan akan mengalahkan kekhawatiran hebat akibat sakit yang kita derita.
Kita tahu pasti bahwa apa pun yang terjadi, hari-hari kita akan senantiasa penuh dengan sukacita dan damai sejahtera. Jika Dia pada akhirnya memanggil kita pulang, tentunya tugas kita di dunia telah selesai dan upah yang besar telah terjamin bagi kita di Kerajaan-Nya! (ksd)

Komentar 0
Bagikan pemikiran Anda mengenai artikel ini.
Belum ada diskusi
Jadilah yang pertama memberkati orang lain melalui komentar Anda.