Selamat datang di website resmi kami! Nikmati layanan dan pengalaman terbaik bersama kami. Tuhan Yesus memberkati.
Bacaan: 1 Tesalonika 5:16-22
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. (1 Tesalonika 5:18)
Liburan keluarga saya di Bandung mungkin menjadi kacau, akibat kemacetan luar biasa di pusat kota. Bagaimanapun, kami yang sengaja datang ke stasiun kereta jauh lebih awal untuk menghindari keterlambatan, masih merasakan kebaikan Tuhan. Saat kami tiba, masih terdapat banyak kursi kosong, juga masih ada paket makanan berat yang tersisa di restoran yang ada sehingga kami semua dapat rileks, beristirahat dengan tenang, sembari menantikan waktu keberangkatan kereta. Tak lama kemudian, memang faktanya stasiun semakin ramai. Jika saja kami datang belakangan, tentunya kami semua akan menjadi lelah karena sudah barang tentu, tidak akan ada kursi yang tersisa dan makanan sudah terjual habis.
Saat hati kita dipenuhi oleh rasa syukur, alih-alih mengeluh atau bahkan menumpahkan amarah kita kepada Tuhan, aliran kebaikan-Nya sungguh akan memenuhi hidup kita. Kita yang tadinya sedang dalam kesuraman pun akan dapat menyaksikan bagaimana ada campur tangan Tuhan, yang membuat segalanya berjalan lancar untuk kita, hingga semua kesuntukan yang membebani kita itu terangkat sepenuhnya, dan hati kita memuji nama-Nya, seolah kesuraman hebat itu tidak pernah terjadi.
Bersyukur adalah sebuah pilihan, bahkan ketika situasi yang tidak mengenakkan menimpa kita. Hadirat Tuhan yang mendatangkan sukacita dan damai sejahtera akan menenteramkan hati kita ketika kita mencoba untuk mengerti maksud-Nya yang baik, di balik kekesalan yang sedang kita alami. Keyakinan kita sepenuhnya bahwa Tuhan tidak pernah memberikan sesuatu yang buruk bagi kita, anak-anak-Nya, itulah yang kiranya tertanam di hati kita sehingga tidak akan pernah ada hari sial dalam hidup kita.
Tuhan pada hari ini sungguh menghendaki kita untuk senantiasa bersyukur, sebagaimana nasihat Paulus kepada jemaat di Tesalonika. Jika kita taat kepada firman-Nya, dalam segala hal mengucap syukur kepada-Nya, Tuhan yang selalu berjalan bersama dengan kita pun akan terlihat dalam kegelapan pekat sekalipun, sampai tidak ada lagi alasan bagi kita untuk bersungut-sungut di hadapan-Nya.

Komentar 0
Bagikan pemikiran Anda mengenai artikel ini.
Belum ada diskusi
Jadilah yang pertama memberkati orang lain melalui komentar Anda.