Selamat datang di website resmi kami! Nikmati layanan dan pengalaman terbaik bersama kami. Tuhan Yesus memberkati.
Bacaan: Kisah Para Rasul 17:24-31
“Gott ist tot” (Tuhan sudah mati) merupakan pemikiran terkenal dari filsuf Jerman, Friedrich Nietzsche, yang mengungkapkan bahwa Tuhan tidak lagi menjadi pusat dan tujuan hidup manusia. Dengan kepintarannya, manusia cenderung merasa bisa untuk menjadi seorang yang unggul. Mereka mungkin saja mengenal-Nya, tetapi posisi Tuhan digantikan oleh hal-hal materialistis seperti pengetahuan, uang dan ego mereka yang sangat besar untuk menguasai seisi dunia serta tenggelam dalam berbagai kesenangan yang ditawarkan.
Bagaimana peran Tuhan dalam hidup Anda pada hari ini? Dengan lantang Anda barangkali mengatakan bahwa Tuhanlah yang telah memberkati hidup Anda dengan amat sangat, sampai Anda dapat mempunyai harta berlimpah disertai dengan ketenaran. Namun, Anda yang merasa bahwa kehebatan Anda tiada duanya kemudian mengarahkan Anda kepada cara hidup yang tidak berkenan kepada-Nya, dengan memperlihatkan kepada orang lain bahwa dengan materi berlimpah yang Anda miliki, Anda adalah seorang yang sangat berkuasa, bahkan sering kali Anda dengan sengaja menekan orang lain.
Bisa jadi, kita masih saja beribadah di gereja, juga membaca firman-Nya dan berdoa, tetapi Tuhan tidak pernah ada dalam keseharian kita. Kita menganut prinsip “tidak mau rugi”, berpikir bahwa karena hidup ini hanya sekali saja, sedapat mungkin kita harus berupaya keras agar dapat menikmati segala sesuatu yang ada di dunia ini, sedangkan Tuhan hanya sekedar kewajiban keagamaan yang harus kita jalankan. Kita mengeraskan hati kita, tidak mau dipimpin oleh Roh-Nya, hanya fokus kepada pengejaran ambisi pribadi kita.
Jika Tuhan masih belum nyata dalam hidup Anda saat ini, ambillah sikap untuk menyerahkan diri Anda sepenuhnya ke dalam tangan-Nya, mengalir bersama Roh-Nya ke manapun Dia mengarahkan Anda. Tidak ada kehidupan yang jauh lebih indah daripada keseharian kita yang mengalami Tuhan, selamanya terikat menjadi hamba-Nya yang setia melayani-Nya di ladang-Nya. (ksd)

Komentar 0
Bagikan pemikiran Anda mengenai artikel ini.
Belum ada diskusi
Jadilah yang pertama memberkati orang lain melalui komentar Anda.